
Faktaina - Banyak sekali modus penipuan yang ada di media online seperti baru-baru ini tersebar lewat group medsos, seorang anggota group membagikan pengalamannya yang menceritakan dirinya merasa tidak memesan barang tetapi mendapatkan kiriman paket.
karena yang di rumah adalah adiknya dan dikira memang kakaknya memesan barang tersebut sehingga adiknyapun dengan terpaksa membayarnya.
Ternyata kejadian tersebut bukan hanya dialami pada si pengunggah saja, tetapi beberapa tanggapan komentar yang juga mengalami hal yang sama, yaitu mendapat kiriman paket tidak jelas.
Team Lacak Fakta mendapatkan jawaban bahwa ada indikasi Modus perdagangan online yang tidak sehat yang dapat merugikan konsumen untuk mendongkrak penjualan dengan cara mengirim paket secara acak dan berharap si penerima dengan terpaksa mau mebayarnya.
Oknum Pedagang atau marketing nakal dalam melancarkan aksinya menggunakan data nama dan alamat lengkap si target yang bisa di kelabuhi dengan modus paket yang didapat dari aplikasi atau mencari data secara acak di internet.
Pasalnya dengan cara tersebut pedagang tidak akan mengalami kerugian atau tanpa resiko, karena jika target adalah konsumen yang cerdas maka barang tersebut hanya akan dikembalikan pada pedagang atau berdampak komplain saja.
Sejauh ini pihak aplikasi marketplace atau platform penjualan belum memberikan sangsi tegas pada pedagang yang melancarkan aksi modus penjualan tersebut, karena belum adanya laporan dari para korban.

