Sabtu, 07 Oktober 2023

China Cetak Rekor Perolehan 201 Emas di Asean Games

China Cetak Rekor Perolehan 201 Emas di Asean Games



Jakarta, Faktaina - Kejayaan China di Asian Games sejak 1990 tak terkalahkan meski bersaing kuat dengan negara-negara hebat seperti Jepang atau Korea Selatan. 

Kali ini di Asian Games 3023 China memecahkan rekor sejarah perolehan medali emas terbanyak yaitu lebih dari 200 emas, Minggu (8/10).


Hingga pertandingan berakhir China mengoleksi 201 emas, 111 perak, dan 71 perunggu di klasemen akhir medali Asian Games 2023.


Indonesia hanya di posisi 13. Kontingen Indonesia mengakhiri Asian Games 2023 dengan membawa 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. (CCNNI)


Anak Politikus PKB Aniaya Perempuan Hingga Tewas.

Anak Politikus PKB Aniaya Perempuan Hingga Tewas.



Surabaya, Faktaina - Polrestabes Surabaya mengungkap sejumlah temuan dalam kasus tewasnya seorang perempuan berinisial DSA oleh  Anak anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Gregorius Ronald Tannur alias GR (32).

Petunjuk  yang di dapatkan oleh Polrestabes Surabaya ini dapat mengungkap pelaku dan kebiadaban anak pejabat tersebut.


Dalam temuan tersangka telah melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi, yaitu menendang kaki korban hingga tersungkur dan memukul kepala korban beberapa kali dengan botol minuman keras.


Tidak hanya sampai disitu, pelaku juga melindas korban dengan mobil Inova warna abu-abu yang di kemudikan GR hingga terseret sejauh 5 meter.


Bukti temuan tersebut berupa rekaman CCTV yang di kumpulkan dari tempat kejadian.


Korban sempat dibawa ke RS National Hospital untuk dilakukan penindakan oleh pihak rumah sakit. Tetapi pukul 02.30 WIB korban DSA dinyatakan meninggal dunia.

(CCNNI)


Kamis, 05 Oktober 2023

Timnas Dragon Boat Indonesia Putra Meraih Emas

Timnas Dragon Boat Indonesia Putra Meraih Emas



Jakarta, Faktaina - Timnas dragon boat Indonesia meraih medali emas Asian Games 2023 nomor 1000 meter putra, usai mencatatkan waktu 4 menit 31,135 detik, disusul China dengan 4 menit 31,182 detik, dan Korea Utara di tempat ketiga, Jumat (6/10).

Setelah melewati persaingan ketat dengan Korea Utara, Korea Selatan, Myanmar, Taiwan juga tuan rumah China, Timnas akhirnya menjadi juara.

  

Timnas dragon boat Indonesia meraih medali emas 1000 meter putra. Tuan rumah China meraih perak, dan perunggu jadi milik Korea Utara. (CCNNI)


Rabu, 04 Oktober 2023

Survei SLI Prabowo tetap menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi

Survei SLI Prabowo tetap menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi



Jakarta Faktaina - Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA  merilis hasil survei elektabilitas tiga pasang calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung dalam Pilpres 2024 nanti. 

Hasilnya survei terbaru yang melibatkan 1.200 responden menunjukkan bahwa Prabowo Subianto masih unggul dalam berbagai simulasi, terlepas dari siapa pun yang menjadi pasangannya. Survei ini dilaksanakan pada tanggal 4-12 September 2023.


Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, mengemukakan hasil simulasi untuk tiga pasangan capres dan cawapres menunjukkan bahwa Prabowo tetap mempertahankan elektabilitas tertinggi sebagai capres, terlepas dari siapa pun yang menjadi calon wakil presidennya.


Dalam survei presentase elektabilitas menunjukkan, Prabowo Subianto 39,3%, Ganjar Pranowo 36,9%, sedangkan Anies Baswedan 13,6%.


"Hingga bulan September 2023, Prabowo Subianto tetap menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi, tidak peduli siapa pun yang menjadi calon wakil presidennya," demikian kesimpulan Adjie dalam rilis survei LSI Denny JA. (BUR)

Senin, 02 Oktober 2023

Gibran Populer Dalam Bursa Cawapres 2024

Gibran Populer Dalam Bursa Cawapres 2024



Surakarta, Faktaina - Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka semakin populer. Baru-baru ini santer kabar mengenai Gibran yang tercantum dalam bursa kandidat calon wakil presiden 2024.

Dukungan terhadap Gibran untuk masuk menjadi Cawapres 2024 tidak hanya dari kader PDIP tetapi juga banyak usulan  dari parpol lain. 


Meski banyak tawaran untuk menjadi Cawapres Gibran menyatakan masih menunggu perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.


Lagipula, putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut menyebut, ia belum cukup umur untuk mencalonkan diri sebagai RI-2.


Sementara Ketua DPC PDIP Solo , FX Hadi Rudyatmo saat di konfirmasi mengenai kabar tersebut, dirinya juga merasa bangga jika banyak parpol melirik Gibran untuk menjadi Cawapres.


Terkait batas usia Cawapres, MK kini tengah menangani perkara gugatan uji materiil atas Pasal 169 huruf q UU 7/2017 tentang Pemilu yang mengatur syarat batas usia capres-cawapres.

(HL)


Fakta Kebenaran Tentang "Bambu Petuk" Yang Dipercaya Membawa Kekayaan

Fakta Kebenaran Tentang "Bambu Petuk" Yang Dipercaya Membawa Kekayaan



SurakartaSudah sejak jaman dulu bahwa masyarakat Indonesia sangat kental dan  mempercayai hal mistis. 

Jadi takheran jika sesuatu yang unik dan langka selalu di kaitkan dengan hal yang tidak masuk akal.


Kurangnya pengetahuan dan kuatnya kepercayaan terhadap mistis yang tidak mendasar masyarakat acap kali menjadi korban modus penipuan berkedok mistis.


Seperti halnya "bambu petuk" sebuah bambu yang tunasnya tumbuh secara berhadapan yang di anggap memiliki kekuatan gaib.


Banyak yang mempercayai kesaktian bambu petuk bisa mendatangkan kekayaan atau keselamatan, bahkan bambu tersebut bisa di hargai hingga milyaran rupiah.


Faktanya mitos tentang bambu petuk adalah sebuah pembodohan.


Secara keilmuan tunas bambu bisa saja tumbuh semaunya, bisa kesamping, ke atas atau kebawah karena di pengaruhi oleh banyak faktor.

Pada umumnya tunas tumbuh hijau berbelok mengikuti arah cahaya matahari. Karena cahaya Matahari sangat berpengaruh terhadap zat klorofil yang penting bagi tumbuhan.


Jika bagian atas terlalu rimbun dan menghalangi cahaya matahari bisa saja arah tunas menjadi berbelok ke samping atau bahkan ke bawah.


Apakah benar bambu petuk di huni oleh mahkluk gaib?


Lagi-lagi adalah isu pembodohan yang berkembang dan di jadikan modus penipuan oleh kelompok perdukunan untuk mendapatkan banyak keuntungan.


Tak hanya masyarakat awam yang menjadi korban modus bambu petuk, bahkan dari pengusaha sampai pejabat yang nota Bene memiliki pendidikan tinggi termakan oleh modus bambu petuk.


Dan faktanya lagi hingga saat ini belum ada yang bisa membuktikan kebenaran dari tuah bambu tersebut.

Kebanyakan pelaku modus penipuan bambu petuk menggunakan trik untuk mengelabuhi korban.


Hingga saat ini pihak kepolisian juga sudah menangani  lebih dari seribu kasus penipuan berkedok bambu petuk.


Peran serta pemerintah terhadap pembodohan yang berkedok dunia gaib juga tidak pernah di perhatikan, padahal korban dari masyarakat sudah sangat banyak.